Blogger Jateng

Memeriksa Masalah Umum Mobil Listrik

Oleh karena itu, Kendaraan Listrik (EV) telah mendapatkan popularitas yang pesat karena keuntungan lingkungan serta efisiensi biaya dalam jangka panjang. Dengan pergerakan menuju teknologi yang lebih bersih di sektor otomotif, EV menjadi semakin lazim di jalan raya. Namun, seperti halnya semua kendaraan, mobil listrik memerlukan pemeriksaan berkala untuk menjaga agar tetap dalam kondisi prima agar masa pakainya lebih lama. Masalah umum yang dapat dihadapi oleh pemilik kendaraan listrik, harus diketahui oleh mereka, sehingga mereka dapat menjaga mobil mereka dalam kondisi yang baik. Artikel ini membahas beberapa masalah mobil listrik yang paling sering terjadi dan memberikan saran tentang cara memeriksa dan mengatasinya.

1. Degradasi Baterai

Baterai adalah jantung EV, dan kinerjanya sangat penting untuk efisiensi kendaraan secara keseluruhan. Baterai mobil listrik dapat menurun seiring waktu, sehingga jarak tempuh dan baterai perlu diganti. Produsen mobil listrik biasanya memberikan garansi 8 tahun atau lebih untuk baterai, tetapi sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan rutin untuk menghindari kejutan.

sumber: thehungryjpeg.com

Tips Pemeriksaan:
  • Jangkauan Pemantauan: Amati secara rutin jarak yang dapat ditempuh mobil dengan sekali pengisian daya. Jika jarak tempuh sangat berkurang dibandingkan saat kendaraan masih baru, hal ini dapat mengindikasikan penurunan kualitas baterai.
  • Periksa Lampu Peringatan: Sebagian besar mobil listrik memiliki lampu peringatan di dasbor yang akan memperingatkan Anda tentang masalah baterai, termasuk apakah baterai terlalu panas atau ada masalah dengan pengisian daya.
  • Pembaruan Perangkat Lunak: Keuntungan perangkat keras untuk optimalisasi masa pakai baterai termasuk berapa banyak produsen mobil listrik yang menyediakan pembaruan perangkat lunak. Selalu perbarui kendaraan anda.

2. Masalah Pengisian Daya

Pengisian daya adalah bahan dasar untuk memiliki mobil listrik. Namun, masalah yang berkaitan dengan sistem pengisian daya dapat membuat frustasi. Masalah-masalah ini mungkin berasal dari masalah dengan kabel pengisian daya, port pengisian daya atau dengan sistem pengisian daya internal kendaraan.

Tips Pemeriksaan:
  • Pemeriksaan Kabel & Port Pengisian Daya: Periksa kabel pengisian daya apakah ada kerusakan yang terlihat. Pastikan port pengisian daya bersih, bebas dari serpihan atau tidak rusak.  Port pengisian daya yang rusak dapat menyebabkan pengisian daya yang tidak efisien atau kegagalan pengisian daya kendaraan.
  • Kecepatan Pengisian Daya: Melihat pengisian daya yang jauh lebih lambat dari biasanya, dapat mengindikasikan pengisi daya onboard yang tidak berfungsi, atau masalah dengan stasiun pengisian daya.
  • Stasiun Pengisian Daya Eksternal: Pastikan stasiun pengisian daya berfungsi dengan baik, terutama jika Anda menggunakan stasiun pengisian daya umum. Pengisi daya eksternal yang mengalami kerusakan dapat menghalangi pengisian daya baterai dengan benar. 

3. Motor Listrik Terlalu Panas

Meskipun motor listrik cenderung lebih efisien dan dapat diandalkan daripada unit pembakaran internal, motor listrik masih menghadapi masalah panas berlebih. Mobil listrik menggunakan motor listrik dan jika motor listrik terlalu panas, hal ini dapat menghambat fungsinya, yang dapat menyebabkan akselerasi yang lebih lambat atau jarak tempuh yang lebih jauh.

Tips Pemeriksaan:
  • Pemantauan Suhu: Untuk memastikan motor listrik tetap berada dalam batas suhu yang aman, sistem ini disertakan pada banyak mobil listrik. Pastikan tidak ada pesan peringatan yang mengatakan bahwa motor terlalu panas
  • Perubahan Performa: Kurangnya akselerasi atau tenaga yang parah adalah tanda potensial bahwa motor listrik terlalu panas atau rusak.

4. Keausan dan Keselarasan Ban

Mobil listrik juga mengalami keausan ban yang berbeda dengan kendaraan tradisional. Karena mobil listrik menghasilkan torsi instan yang lebih besar daripada kendaraan bermesin pembakaran internal, mereka juga membebani ban dengan lebih berat, yang dapat aus lebih cepat jika kebiasaan mengemudi tidak disesuaikan dengan kendaraan.

Tips Pemeriksaan:
  • Periksa Tekanan Ban Secara Teratur: Jika tekanan angin ban Anda terlalu rendah, hal ini dapat menyebabkan keausan yang tidak merata dan pengendalian yang buruk. Pastikan ban berada pada tingkat yang direkomendasikan oleh pabrikan.
  • Perhatikan Keausan yang Tidak Merata: Periksalah ban untuk melihat pola keausan yang tidak merata, yang dapat mengindikasikan ketidaksejajaran. Roda yang tidak sejajar dapat menyebabkan berkurangnya efisiensi dan meningkatnya keausan ban.
  • Rotasi Ban: Rotasi ban secara teratur sangat penting untuk memastikan keausan ban yang merata. Ikuti panduan produsen untuk mengetahui seberapa sering Anda harus merotasi ban mobil listrik Anda.

5. Kinerja Sistem Pengereman

Meskipun EV meregenerasi baterai menggunakan pengereman regeneratif dalam situasi saat ini, sistem pengereman tradisional masih bertanggung jawab untuk menghentikan kendaraan. Bantalan rem dapat aus seiring berjalannya waktu dan menghalangi kemampuan pengereman.

Tips Pemeriksaan:
    • Keausan Bantalan Rem: Periksa ketebalan bantalan rem Anda. Jika sudah aus hingga tidak ada lekukan yang tersisa, maka Anda perlu menggantinya.
    • Periksa Minyak Rem: Meskipun mobil listrik mengandalkan pengereman regeneratif, mereka masih menggunakan minyak rem untuk pengereman tradisional. Pastikan minyak rem berada pada level yang tepat dan bersih.

    6. Sistem Kelistrikan dan Pengkabelan

    Setiap komponen lain dalam EV seperti lampu, sistem infotainment, sistem kontrol iklim dijalankan oleh sistem kelistrikan yang sama. Masalah kabel dapat muncul seiring waktu karena keausan atau koneksi yang salah.

    Tips Pemeriksaan:
        • Periksa Lampu Peringatan: Jika mobil listrik Anda menunjukkan lampu peringatan kelistrikan, itu bisa menjadi tanda adanya masalah kabel atau masalah kelistrikan lainnya.
        • Periksa Kabel yang Terbuka: Seharusnya tidak ada kabel yang terlihat, terutama di sekitar lokasi bertegangan tinggi. Kabel yang berjumbai dapat menyebabkan korsleting, di antara masalah kelistrikan lainnya.

        Kesimpulan

        Mobil listrik semakin menjadi pilihan utama bagi para pengendara yang peduli lingkungan, tetapi bukan berarti tanpa masalah. Inspeksi yang sering dilakukan dapat menemukan masalah umum sebelum berubah menjadi masalah serius. Tetap proaktif dan secara teratur memeriksa baterai dan sistem pengisian daya, motor listrik, ban, rem, dan komponen kelistrikan mobil listrik Anda akan membantu menjaga kendaraan Anda tetap dalam kondisi prima untuk tahun-tahun mendatang. Dengan melakukan perawatan dan mengatasi masalah dengan segera, Anda dapat menikmati manfaat penuh dari memiliki kendaraan listrik.