Kendaraan listrik (EV) adalah masa depan, tetapi masa depan ini berkembang dengan lambat. Salah satu katalisator utama untuk transisi ini adalah banyaknya insentif dan keringanan pajak yang tersedia untuk mengimbangi biaya kepemilikan kendaraan listrik. Insentif keuangan ini menawarkan pengurangan harga untuk mobil listrik yang tidak hanya membantu membuatnya lebih terjangkau, tetapi juga mendorong orang untuk membeli kendaraan ramah lingkungan. Artikel ini membahas bagaimana berbagai insentif dan keringanan pajak dari pemerintah memengaruhi biaya untuk membeli mobil listrik.
Menurunkan Biaya di Muka
Penelitian telah menunjukkan bahwa salah satu masalah utama dalam adopsi kendaraan listrik adalah biaya di muka yang lebih tinggi dibandingkan dengan kendaraan bertenaga gas. Untuk mengatasi hal ini, banyak pemerintah memberikan insentif pembelian langsung seperti potongan harga dan kredit pajak. Di Amerika, pemerintah federal menawarkan kredit pajak hingga $7.500 untuk kendaraan listrik baru yang memenuhi syarat, yang menurunkan harga stiker awal. Program serupa juga ada di negara-negara seperti Kanada, Jerman, dan Inggris, di mana pembeli bisa mendapatkan hibah atau diskon yang cukup besar untuk pembelian mobil listrik baru.
![]() |
sumber: smithpatrickcpa.com |
Insentif ini secara langsung mengurangi harga pembelian untuk membuat EV lebih kompetitif dengan kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE). Jadi, jika Anda membeli kendaraan listrik seharga $40.000, maka harganya akan menjadi $32.500, berkat kredit pajak federal. Selain itu, mungkin juga ada potongan harga lokal dan negara bagian yang tersedia, dengan insentif yang dapat membantu menurunkan total biaya lebih jauh lagi. Tindakan semacam itu membuat EV lebih mudah dijangkau oleh konsumen yang lebih luas, dan membantu mendorong adopsi massal.
Mengurangi Biaya Kepemilikan
Selain pembelian di muka, insentif pemerintah juga mengurangi biaya kepemilikan kendaraan listrik dalam jangka panjang. Banyak yurisdiksi mengurangi biaya registrasi atau membebaskan pemilik kendaraan listrik dari pajak jalan raya. Di daerah tertentu, pemilik kendaraan listrik dapat memperoleh keuntungan dari tarif listrik yang lebih rendah pada jam-jam di luar jam sibuk.
Dan pemerintah juga menawarkan insentif untuk memasang stasiun pengisian daya di rumah. Kredit pajak federal di AS mencakup 30 persen dari biaya pemasangan stasiun pengisian daya di rumah, hingga $1.000. Subsidi ini membuat langkah menuju kepemilikan kendaraan listrik menjadi lebih mudah dengan mengimbangi biaya sistem pengisian daya.
Akses ke Manfaat Non-Moneter
Insentif pemerintah bukan hanya tentang memberi Anda uang; insentif ini juga mencakup manfaat lain yang membuat proses memiliki kendaraan listrik menjadi lebih mudah. Di berbagai kota, akses kendaraan listrik ke jalur kendaraan dengan tingkat kepadatan tinggi (HOV) diizinkan, bahkan ketika pengemudi adalah satu-satunya orang di dalam kendaraan. Hak istimewa ini mempersingkat waktu perjalanan dan membuat kendaraan listrik lebih menarik bagi penduduk kota.
Selain itu, sejumlah pemerintah daerah menawarkan parkir gratis atau potongan harga untuk kendaraan listrik, terutama di daerah metropolitan yang padat. Fasilitas-fasilitas ini dapat menghasilkan penghematan biaya yang cukup besar dan peningkatan kualitas hidup bagi konsumen kendaraan listrik di kota-kota seperti Los Angeles dan London. Insentif ini meningkatkan pengalaman kepemilikan dan terus mempercepat transformasi menuju adopsi kendaraan listrik.
Insentif Bisnis dan Armada
Pemerintah juga memberikan insentif khusus untuk mendorong bisnis untuk mengubah armada mereka menjadi listrik. Program-program ini sering kali terdiri dari pengurangan pajak, penyusutan yang dipercepat, dan hibah untuk membeli kendaraan industri listrik. Di AS, misalnya, perusahaan bisa mendapatkan kredit pajak federal tambahan hingga $40.000 untuk kendaraan bersih komersial yang memenuhi syarat, sehingga perpindahan ke transportasi berkelanjutan menjadi lebih mudah.
Perusahaan tidak hanya mendapat manfaat dari berkurangnya biaya akuisisi, tetapi juga dari biaya operasional yang lebih rendah. Mobil listrik biasanya memiliki lebih sedikit komponen bergerak dan persyaratan perawatan yang lebih rendah dibandingkan dengan kendaraan tradisional. Jika digabungkan dengan insentif dari pemerintah, faktor-faktor ini menghasilkan penghematan jangka panjang yang substansial bagi operator armada.
Masa Depan Insentif Kendaraan Listrik
Dengan semakin banyaknya kendaraan listrik yang masuk ke dalam arus utama, struktur insentif pemerintah pun berubah. Beberapa negara mengalihkan perhatian mereka dari subsidi pembelian langsung ke investasi dalam infrastruktur pengisian daya serta penelitian dan pengembangan. Sebagai contoh, Uni Eropa memprioritaskan perluasan jaringan pengisian daya publik untuk mendukung peningkatan jumlah kendaraan listrik di jalan raya.
Tindakan legislatif baru-baru ini di AS telah memperpanjang dan meningkatkan kredit pajak kendaraan listrik, kali ini dengan batasan pendapatan untuk memastikan manfaatnya ditujukan untuk rumah tangga berpenghasilan menengah ke bawah. Metode ini memberikan keseimbangan antara mempromosikan transportasi bersih dan bertanggung jawab secara fiskal.
Kesimpulan
Insentif yang luar biasa dari pemerintah dan dalam bentuk keringanan pajak dapat membantu membuat kendaraan-kendaraan tersebut menjadi menarik, dan dapat mendorong orang untuk membelinya. Program-program ini menciptakan kemungkinan yang besar dengan menghilangkan harga stiker yang besar, menurunkan biaya kepemilikan, dan memberikan insentif non-finansial untuk membuat AEES menjadi pilihan yang menarik bagi konsumen dan bisnis. Setelah bertahun-tahun mengalami pasang surut, industri otomotif global beradaptasi dengan standar baru, tetapi dukungan kebijakan yang stabil akan sangat penting untuk membangun masa depan yang terelektrifikasi pasca pandemi dan pasca perang.
Kembali ke>>>> Biaya Memiliki Mobil Listrik vs Mobil Bertenaga Gas