Kota-kota tumbuh dan berkembang tidak seperti sebelumnya, karena laju urbanisasi telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa. Namun, urbanisasi telah melonjak dan menimbulkan masalah besar seperti kemacetan, degradasi lingkungan, dan akses yang tidak merata terhadap layanan-layanan penting. Dengan pertumbuhan kota, permintaan akan solusi yang efektif untuk memungkinkan mobilitas, inklusi, dan keberlanjutan juga meningkat. Salah satunya, yang telah menyebar ke seluruh dunia, adalah insentif akses perkotaan. Ini adalah inisiatif yang dirancang untuk mendorong penggunaan pilihan transportasi yang lebih berkelanjutan dan adil, mengurangi kemacetan lalu lintas, dan meningkatkan aksesibilitas secara keseluruhan untuk populasi perkotaan yang beragam.
Apa Itu Insentif Akses Perkotaan?
Insentif akses perkotaan adalah kebijakan, program, dan alat untuk mempengaruhi perilaku perjalanan untuk mendorong moda transportasi tertentu, seperti angkutan umum, bersepeda, berjalan kaki, carpooling, dan kendaraan listrik (EV), atau mencegah penggunaan mobil pribadi, yang diterapkan oleh pemerintah daerah dan perencana kota. Contoh yang umum adalah insentif ekonomi seperti uang tunai, perbaikan angkutan umum atau perubahan peraturan yang menghasilkan mobilitas perkotaan yang lebih berkelanjutan, efisien dan adil.
![]() |
sumber: interest.com |
Tujuan dari insentif akses perkotaan tidak hanya untuk mengurangi dampak negatif dari ketergantungan pada mobil, seperti polusi dan kemacetan, namun juga untuk memastikan bahwa semua penduduk tanpa memandang pendapatan, usia, atau kemampuan fisiknya memiliki akses yang adil terhadap transportasi dan layanan yang memenuhi kebutuhan mereka.
Jenis-jenis Utama Insentif Akses Perkotaan
1. Insentif Finansial
Memberikan insentif untuk akses perkotaan melalui imbalan finansial atau diskon untuk penggunaan transportasi yang berkelanjutan. Hal ini mencakup subsidi untuk transportasi umum, diskon untuk program berbagi sepeda atau potongan harga untuk membeli kendaraan listrik, atau EV. Sebagai contoh, kota-kota seperti London sekarang memiliki program penetapan harga kemacetan yang mengenakan biaya pada kendaraan yang memasuki area tertentu pada jam-jam sibuk, dan hasilnya diinvestasikan kembali ke transportasi umum dan infrastruktur. Disinsentif finansial untuk penggunaan mobil ini membantu mengurangi kemacetan sekaligus mendanai alternatif yang lebih ramah lingkungan.
2. Perbaikan Infrastruktur
Infrastruktur khusus adalah jenis insentif akses perkotaan yang memprioritaskan mobilitas yang berkelanjutan. Kota-kota mengeluarkan dana untuk jalur sepeda, trotoar yang lebih ramah pejalan kaki dan bus rapid transit (BRT) untuk membuat transportasi non-mobil menjadi lebih aman, lebih mudah dan lebih menarik. Sebagai contoh, terintegrasi dengan pilihan mobilitas berkelanjutan, banyak kota telah memiliki jalur hijau atau koridor yang hanya dapat diakses oleh moda transportasi tidak bermotor seperti sepeda atau berjalan kaki.
3. Kebijakan dan Peraturan
Perilaku transportasi perkotaan juga sangat dipengaruhi oleh kebijakan dan peraturan pemerintah. Hal ini dapat berupa pelarangan penggunaan mobil di area tertentu di kota, seperti kebijakan zona rendah emisi (LEZ), atau pengenalan paket “hijau” yang mendukung perusahaan untuk menyediakan pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan bagi para pekerjanya. Banyak kota di seluruh dunia melakukan uji coba hari bebas kendaraan bermotor atau memberlakukan parkir terbatas di area inti kota sehingga masyarakat beralih ke angkutan umum atau sepeda.
4. Teknologi dan Inovasi
Kemunculan teknologi akhirnya memberikan insentif bagi akses perkotaan. Aplikasi yang mencakup data transportasi umum secara real-time, layanan carpooling dan program berbagi sepeda di satu tempat, memfasilitasi pilihan mobilitas yang berkelanjutan bagi penduduk. Selain itu, di beberapa kota, tarif dinamis untuk layanan berbagi tumpangan telah diterapkan untuk mempermudah carpooling dan mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan raya.
Manfaat dari Insentif Akses Perkotaan
1. Dampak Lingkungan
Potensi insentif akses perkotaan adalah untuk mengurangi polusi udara perkotaan dan jejak karbon kota yang merupakan manfaat penting. Transportasi umum mengurangi jumlah penggunaan mobil pribadi, yang merupakan salah satu penghasil utama gas rumah kaca. Dan transisi ke kendaraan listrik juga mengurangi polusi dari mesin pembakaran internal.
2. Kemacetan Lalu Lintas
Kemacetan lalu lintas merupakan tantangan umum yang dihadapi oleh kota-kota di seluruh dunia, dan tidak hanya membuang waktu yang berharga, namun juga mengakibatkan tingkat konsumsi bahan bakar yang lebih tinggi dan tingkat stres yang lebih tinggi bagi warga. Insentif akses perkotaan yang mempromosikan salah satu bentuk transportasi umum, bersepeda, atau berjalan kaki akan mengurangi jumlah kendaraan di jalan, dan pada gilirannya membantu mengurangi kemacetan. Hal ini akan memfasilitasi transportasi yang lebih cepat dan lebih efektif untuk individu dan komoditas di seluruh kota.
3. Kesetaraan Sosial
Mencatat bahwa insentif akses dapat mendukung kesetaraan sosial dengan memastikan transportasi yang mudah diakses dan terjangkau bagi semua warga kota. Masyarakat berpenghasilan rendah, lansia dan penyandang disabilitas sering kali memiliki hambatan dalam mobilitas. Solusi seperti tiket angkutan bersubsidi, angkutan umum yang mudah diakses, jalur prioritas untuk bus dan sepeda juga akan membantu menjembatani kesenjangan mobilitas ini dan memastikan bahwa semua orang memiliki akses yang sama terhadap kesempatan di kota.
4. Kesehatan dan Kesejahteraan
Membatasi waktu perjalanan dengan arteri transportasi umum yang aktif dan baik (prioritas) di kota mendorong berjalan kaki dan bersepeda dengan efek menguntungkan yang menyertainya untuk kualitas (udara), aktivitas fisik dan tingkat stres pada populasi. Kota-kota yang memprioritaskan pejalan kaki dan pesepeda tidak hanya menciptakan ruang untuk berolahraga tetapi juga udara yang lebih bersih, sehingga menghasilkan populasi yang lebih sehat dan mengurangi biaya perawatan kesehatan akibat kurangnya aktivitas dan penyakit yang berhubungan dengan polusi.
Kesimpulan
Insentif akses perkotaan merupakan alat yang sangat penting untuk mengatasi tantangan kehidupan perkotaan modern. Insentif ini menawarkan pendekatan mobilitas yang berkelanjutan dan inklusif yang dapat mengurangi kemacetan, mendorong kelestarian lingkungan, dan memastikan akses yang adil terhadap berbagai peluang. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan kota, insentif akses perkotaan akan memainkan peran yang semakin penting dalam membentuk masa depan di mana mobilitas tidak hanya efisien, tetapi juga mudah diakses, aman, dan berkelanjutan untuk semua.
Kembali ke>>>> Bagaimana Pemerintah Mendorong Adopsi Kendaraan Listrik