Blogger Jateng

Biaya Perawatan Mobil Listrik: Benarkah Lebih Murah Dibanding Mobil Biasa?

Munculnya kendaraan listrik (EV) telah memicu diskusi luas tentang dampak lingkungan, kinerja, dan penghematan biaya jangka panjang. Salah satu keuntungan yang sering disebut-sebut dari EV adalah biaya perawatannya yang lebih rendah dibandingkan dengan kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE) tradisional. Namun, apakah klaim ini akurat? Jika dilihat lebih dekat, terdapat gambaran yang berbeda yang menyeimbangkan antara biaya yang lebih rendah dengan potensi biaya tersembunyi.

Mengapa Mobil Listrik Memiliki Biaya Perawatan yang Lebih Rendah

Kesederhanaan mekanis kendaraan listrik adalah salah satu alasan utama mengapa kendaraan listrik umumnya dianggap memiliki biaya perawatan yang lebih rendah daripada kendaraan tradisional. Kendaraan bertenaga bensin atau diesel memiliki ratusan komponen yang bergerak di dalam mesinnya. Komponen-komponen ini membutuhkan perawatan rutin dan dapat mengalami keausan. Sebaliknya, motor listrik pada mobil listrik memiliki lebih sedikit komponen yang bergerak, sehingga kemungkinan terjadinya kerusakan mekanis lebih kecil dan servis lebih jarang dilakukan.

sumber: linkedin.com
  1. Tidak Perlu Mengganti Oli: Jika dibandingkan dengan kendaraan ICE, tidak ada penggantian oli yang diperlukan untuk mobil listrik sehingga pemilik mobil listrik dapat menghemat ratusan dolar. Dengan tidak adanya mesin pembakaran, Anda meniadakan perawatan rutin ini.
  2. Mengurangi Keausan Rem: Banyak mobil listrik memiliki sistem pengereman regeneratif yang memanfaatkan motor listrik untuk mengurangi laju mobil dan memulihkan energi. Hal ini menghasilkan lebih sedikit penggunaan rem gesekan konvensional, yang pada gilirannya meminimalkan degradasi bantalan rem dan rotor dari waktu ke waktu.
  3. Sistem Transmisi yang Lebih Sederhana: Sistem transmisi yang terbatas menunjukkan bahwa e-kendaraan dapat dirancang dengan pertimbangan bobot yang paling ringan dan tanpa spesifikasi yang diperlukan seperti pada mobil ICE karena hanya dapat berjalan dengan rasio tunggal. Hal ini juga membuat lebih sedikit perbaikan yang berhubungan dengan transmisi, karena desainnya cukup sederhana, sehingga bersama-sama meminimalkan risiko.
  4. Lebih Sedikit Cairan yang Harus Diganti: Karena EV tidak memerlukan oli mesin, oli transmisi, atau pelumas serupa yang digunakan pada kendaraan tradisional, biaya perawatan fluida menjadi lebih rendah.

Area di Mana Perawatan Mobil Listrik Bisa Mahal

Meskipun mobil listrik menawarkan penghematan di banyak bidang, namun tidak sepenuhnya bebas perawatan. Beberapa aspek perawatan mobil listrik bisa jadi mahal dan membutuhkan pengetahuan khusus.
  1. Perawatan dan Penggantian Baterai: Paket baterai adalah bagian yang paling penting dan paling mahal dari sebuah mobil listrik. Meskipun produsen biasanya mendukung kinerja baterai dengan garansi 8-10 tahun, biaya penggantiannya tinggi, bervariasi antara $5.000 hingga $20.000 tergantung model dan kapasitas baterai. Jangkauan berkendara dan efisiensi juga mungkin lebih rendah jika degradasi baterai terjadi seiring waktu.
  2. Keausan Ban: Dibandingkan dengan kendaraan ICE, mobil listrik biasanya lebih berat karena membawa baterai yang kuat. Hal ini menyebabkan ban lebih cepat aus, yang berarti lebih banyak penggantian yang harus dilakukan.
  3. Pembaruan dan Perangkat Lunak Diagnostik: Banyak mobil listrik modern bergantung pada sistem perangkat lunak berlapis. Lainnya, seperti Tesla, mengenakan biaya untuk pembaruan melalui udara (OTA), atau untuk diagnostik khusus yang memerlukan perjalanan ke dealer.
  4. Perawatan Sistem Pendingin: Meskipun mobil listrik tidak memiliki sistem pendingin mesin tradisional, banyak mobil listrik yang memiliki sistem manajemen termal baterai. Sistem ini perlu diperiksa secara berkala dan cairannya diganti agar dapat bekerja dengan baik dan tidak terlalu panas.

Membandingkan Biaya Perawatan Seumur Hidup

Menurut penelitian, EV memiliki biaya perawatan seumur hidup yang lebih rendah daripada kendaraan ICE. Sebuah studi Consumer Reports tahun 2020 menemukan bahwa pemilik mobil listrik membayar 50% lebih rendah untuk perawatan dan perbaikan selama masa pakai mobil mereka, dibandingkan dengan pemilik mobil tradisional. Analisis terpisah oleh Departemen Energi AS menunjukkan bahwa biaya perawatan terjadwal untuk EV adalah sekitar $ 0,06 per mil dibandingkan dengan sekitar $ 0,10 per mil untuk kendaraan bensin.

Namun, penghematan ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kebiasaan mengemudi, iklim, dan ketersediaan fasilitas perbaikan yang mumpuni. Pemilik mobil listrik berkinerja tinggi atau model mewah mungkin menghadapi biaya perawatan yang lebih tinggi daripada mereka yang memiliki mobil listrik pasar massal.

Masa Depan Perawatan Mobil Listrik

Pergeseran mobil listrik diperkirakan akan menjadi lebih murah seiring dengan perkembangan teknologi. Kemajuan dalam kimia baterai, inovasi desain, dan persaingan di antara para produsen telah membantu menurunkan biaya dan meningkatkan masa pakai baterai. Selain itu, penyedia layanan EV independen dapat muncul dan memberikan harga yang lebih kompetitif daripada dealer produsen.

Kesimpulan

Meskipun kendaraan listrik umumnya menawarkan biaya perawatan rutin yang lebih rendah dibandingkan dengan kendaraan ICE, calon pemilik harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti penggantian baterai, keausan ban, dan pemeliharaan perangkat lunak. Seiring berjalannya waktu, biaya perawatan EV cenderung menurun, menjadikannya pilihan yang semakin hemat bagi konsumen. Untuk saat ini, janji pengurangan biaya perawatan memang benar dalam banyak kasus, tetapi memahami gambaran lengkapnya akan memastikan ekspektasi yang realistis dan pengambilan keputusan yang tepat.